Antropolog Pos

Kamis, 05 April 2012

Memahami dan Mengenal Psikotes Lebih Mendalam


         Adapun banyak yang belum memahami mengenai psikotes itu apa?dan apakah fungsi psikotes itu sendiri? bagi kalangan lulusan sma maupun perguruan tinggipun belum tentu ada yang mengerti dan memahami mengenai psikotes ini. rata-rata banyak sekali yang tidak lulus dari psikotes ini meskipun berstatus sarjana dengan IPK camlaude serta banyak memiliki prestasi yang membanggakan.

Adapun sebuah pepatah mengatakan 
"TIDAK SELAMANYA KEPINTARAN SESEORANG AKAN MENGHASILKAN PEKERJAAN BAGI DIRINYA.
MASYARAKAT KITAMASIH MENDUDUKKAN MORALITAS DI ATAS INTELEKTUALITAS
APA GUNANYA JIKA MEMILIKI INTELIGENSI TINGGI TETAPI MORALNYA RENDAH
(ANNA T. YUNIARTI)

           Pepatah diatas harus benar-benar diingat dan dipahami secara mendalam.Berlanjut pada pemahaman psikotes bahwa Psikotes adalah sebuah tes untuk mengukur aspek individu secara psikis. Tes dapat berbentuk tertulis, visual, atau evaluasi secara verbal  untuk mengukur fungsi kognitif dan emosional. Tes dapat diaplikasikan kepada anak-anak maupun dewasa. Tes ini dapat berbentuk tertulis, proyektif, atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi atau kemampuan kognitif dan emosional seseorang.
         Bagi sebuah perusahaan kebanyakan menggunakan psikotes ini untuk mengukur berbagai kemungkinan atas bermacam kemampuan secara mental dan apa-apa yang mendukungnya, termasuk prestasi dan kemampuan, kepribadian, intelegensi, atau bahkan fungsi neurologis, dan juga tes psikotes digunakan untuk mengukur berbagai kemungkinan atas bermacam kemampuan orang secara mental dan faktor-faktor yang mendukungnya, termasuk prestasi dan kemampuan, kepribadian, dan intelegensi.
Psikotes merupakan bagian dari rangkaian seleksi sebuah lowongan kerja, yang kerap memiliki arti penting. Psikotes, percaya atau tidak, merupakan perangkat untuk menangkap kecenderungan para pelamar, yang meliputi kemampuan intelektual atau kepribadian, biasanya sering disebut dengan soal psikotes. Dua hal ini tentunya akan disesuaikan dengan karakteristik pekerjaan yang tersedia.
            Sebenarnya, proses psikotes itu sendiri cukup spesifik: dimulai dari perusahaan yang membuka lowongan kerja untuk beberapa posisi. Lalu perusahaan tersebut menetapkan sejumlah kualifikasi yang harus dipenuhi para pelamar kerja. Untuk alasan efisiensi, biasanya perusahaan tersebut meminta bantuan pada lembaga psikologi terapan untuk mengadakan psikotes yng dibutuhkan. Langkah selanjutnya, dengan gambaran kualifikasi yang ditetapkan perusahaan, lembaga tersebut berusaha menangkap kemampuan dan kecenderungan untuk memenuhi kualifikasi tersebut.

Penulis  juga ingin membantu para pembaca untuk memahami soal Psikotes itu sendiri.

Untuk mengetahui Free Soal Psikotes klik link dibawah ini

http://ggkarir.com/_karir.php?_karir=contoh-psikotes-3
http://ggkarir.com/_karir.php?_karir=contoh-psikotes-1
http://ggkarir.com/_karir.php?_karir=contoh-psikotes-9-kuantitatif
http://ggkarir.com/_karir.php?_karir=contoh-psikotes-9-kuantitatif2 




Untuk mengetahui Soal Psikotes + Tips Lolos Wawancara Seleksi tahapan Psikotesbisa memesan langsung kepada penulis blog

Hubungi (ANDI 03160661293 /085259154271) 



Modul Psikotes termurah seharga Rp 35.000


Modul Psikotes bisa dikirim melalui via Email (Yahoo)...


Selamat Belajar dan Semoga Sukses






 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar